
Kedatangan Team Australia Indonesia Partnership for Justice (AIPJ) di Bumi Arung Palakka Warampone
Sebagai Penjabaran hasil pertemuan di PTA Makassar pada hari Senin, tanggal 25 Maret 2013 tentang kedatangan Team AIPJ di beberapa Pengadilan Agama di Sulawesi Selatan dan Barat antara lain di Watampone.
Program AIPJ tersebut berfokus pada :
* Identitas hukum (Akta kelahiran, Akta Nikah, dan Akta Cerai) sebagai salah satu prasyarat dalam mewujudkan hak-hak dasar sosial dan ekonomi
* Hak untuk mendapatkan peradilan yang adil, bersih dan aksesible.
* Hak untuk memperoleh informaasi (hukum)
Pada hari Sabtu, tanggal 30 Maret 2013 pukul 03.15 WITA, pak Wahyu dan Ibu Hilda tiba di Watampone Kabupaten Bone dari Sengkang Kabupaten Wajo disambut oleh Ketua Pengadilan Agama Watampone, Wakil Ketua, Pansek serta para Hakim di Hotel Wisata Watampone, setelah istirahat pada jam 20.15 WITA beliau berkunjung ke kantor Pengadilan Agama Watampone Jl. Yos Sudarso No. 49 A Watampone, beliau berkeliling dari ruang ke ruang melihat secara langsung baik ruang Ketua dan ruang lainnya, ruang Komputer (Siadpa dan Web), Meja Informasi, meninjau Musholla Al Mahkamah Pengadilan Agama Watampone.
Kemudian pada hari Ahad, tanggal 31 Maret 2013 Pukul. 10.00 WITA beliau dan rombongannya beserta para pegawai Pengadilan Agama Watampone menuju ke Tanjung Pallette yang jaraknya sekitar 12 Km dari Kota Watampone untuk rekreasi sambil melihat Ex tempat eksekusi " TO MALAWENG " (perzinahan yang dilakukan incens) yaitu ditenggelamkan dilaut bagian timur Tanjung Pallette setelah kakinya diikat tali agar tidak muncul dipermukaan dan mati. hal tersebut dilakukan masyarakat pada zaman kerajaan dahulu.
Selanjutnya pada pukul 14.15 WITA rombongan menuju ke Kelurahan Bajoe untuk bertemu dengan kader-kader PEKKA yaitu di Lingkungan Lonrae (masyarakat bugis) dan di Lingkungan Bajo (masyarakat suku Bajo) yang mendiami/membuat rumah diatas laut. disana Rombongan bertemu dengan ibu Rohmah dan ibu Noviana sebagai Instruktur PEKKA (Australia) serta para kader di dua Kelompok yaitu PADAIDI (Lonrae) dan PADAGUANTE (Bajo). dalam pertemuan tersebut dipandu oleh Bapak Ketua Pengadilan Agama Watampone (Drs. Muh. Husain Shaleh, S.H), dengan bahasa bugis dan sedikit tambahan bahasa bajo, dengan materi oleh Bapak Drs. H. Wahyu Widiyana, M.A dan ibu Hilda (AIPJ) tentang pelayanan masyarakat di bidang hukum terutama maslah Itsbat Nikah dan perkara Prodeo, Masing-masing kelompok berjumlah 35 orang, pertemuan tersebut berlangsung dan dilanjutkan dengan tanya jawab dengan penuh kekeluargaan, ditutup dengan nyanyi bersama yang dipandu oleh Instruktur PEKKA.