2016 is a transition year for AIPJ. For information on 2011-2015 programs, please click 'Completed Programs' button

Memperkuat layanan hukum di Perguruan Tinggi

Lokakarya penguatan layanan hukum perguruan tinggi di Indonesia telah dilaksanakan 5-7 Mei 2014 di Bandung dengan menghadirkan Prof. Malcolm Bennett and asistennya, Jennifer Lindstrom, dari  Family Law Assistance Program (FLAP) Fakultas Hukum Monash University Australia.

Lokakarya yang diselenggarakan oleh AIPJ ini diikuti oleh sekitar 25 peserta dari 5 universitas di Indonesia, instansi pemerintah terkait, Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dan Organisasi Disabilitas (OD). Lokakarya ini memfokuskan kepada peningkatan sistem pembelajaran di fakultas syari’ah dan fakultas hukum, sehingga dapat menunjang para mahasiswa dalam memberikan konsultasi dan bantuan hukum secara profesional.

Sedangkan tujuan akhir dari  lokakarya adalah agar klinik hukum di fakultas syari’ah dan fakultas hukum dapat membantu paralegal dari  OMS dan OD dalam memberikan bantuan layanan hukum kepada masyarakat tidak mampu, perempuan miskin, anak-anak dan kepompok disabilitas, berkaitan dengan hukum keluarga dan kepemilikan identitas hukum

Hari pertama lokakarya, para peserta diajak berkunjung ke tempat praktek Biro Konsultasi dan Layanan Hukum Keluarga (BKLHK) UIN Bandung yang terletak di depan PA Sumedang.  Para peserta juga berkunjung ke PA Sumedang dalam rangka melihat sistem pelayanan dan keterkaitannya dengan praktek layanan hukum BKLHK.

Hasil kunjungan dari BKLHK dan PA Sumedang dibahas pada 2 hari lokakarya berikutnya dengan disandingkan dengan pengalaman dari FLAP.  BKLHK UIN Bandung, dengan segala kekurangan dan kelebihannya, dapat dikatakan sebagai best practice di perguruan tinggi di Indonesia. BKLHK yang sudah beroperasi sekitar 5 tahun ini, pada tahun 2013 melayani sekitar 2500 pencari keadilan, atau sekitar 63% dari jumlah pencari keadilan yang datang ke PA Sumedang.

Di Fakultas Syari’ah & Hukum UIN Bandung ini, mata kuliyah praktek profesi layanan hukum sudah mulai diintegrasikan dalam kurikulum, sebagaimana yang terjadi pada Fakultas Hukum Monash University, yang merupakan salah satu best practice di Australia dalam memberikan layanan konsultasi hukum keluarga kepada masyarakat luas yang tidak mampu, melalui FLAPnya.

Layanan konsultasi hukum di FLAP dikenal sebagai layanan yang profesional dan berkualitas, tidak kalah dengan  layanan yang diberikan oleh lembaga bantuan hukum yang bersifat profit. Diharapkan setelah lokakarya ini, kualitas layanan konsultasi dan bantuan hukum keluarga di perguruan tinggi di Indonesia, diawali dari lima universitas peserta lokakarya, dapat terus meningkat, dibarengi  kerjasama dengan OMS dan OD, sehingga layanan yang berkualitas itu dapat diakses oleh masyarakat yang kurang mampu dan berkebutuhan khusus.

Ke lima universitas yang mengikuti lokakarya ini adalah UIN Bandung, UIN Makassar, UMSU Medan, Unram Mataram dan Undana Kupang. (AMR).