
Senior Adviser AIPJ Wahyu Widiana sedang menjelaskan program Pelayanan Terpadu Identitas Hukum di depan pimpinan, para hakim dan pejabat struktural PTA dan PA se provinsi NTT, 12 Maret 2014 di Aula PTA Kupang. (Foto PTA Kupang)
Pelayanan Terpadu Identitas Hukum Disosialisasikan di PTA Kupang
Dalam rangkaian acara sosialisasi program AIPJ kepada Gubernur dan instansi terkait di Kupang, Senior Adviser AIPJ untuk program identitas hukum Wahyu Widiana didampingi Hamdan Abbas Mansur, Kordinator AIPJ untuk NTB, sempat melakukan sosialisasi program pelayanan terpadu identitas hukum kepada para pimpinan dan pejabat PTA dan PA se provinsi NTT, Rabu (12/3) siang, di Aula Gedung PTA Kupang.
Para peserta sosialisasi sedang asyik mengikuti penjelasan program pelayanan terpadu identitas hukum di Aula PTA Kupang. Berbaju batik barisan depan adalah Hamdan Abbas Mansur, Kordinator AIPJ untuk NTB. (Foto PTA Kupang)
Penjelasan singkat program pelayanan terpadu ini disampaikan pada saat acara pembukaan Sosialisasi Penilaian Prestasi Kerja PNS, yang dihadiri oleh Wakil Ketua, para hakim tinggi dan pejabat struktural PTA Kupang, serta para Ketua, Wakil Ketua, Pansek dan Pejabat Kepegawaian PA-PA se provinsi NTT. Pada sosialisasi ini dihadirkan Kepala Badan Kepegawaian Negara Regional 10 Denpasar.
Wahyu Widiana menjelaskan bahwa dalam laporan tahunan resmi Mahkamah Agung 2013 yang disampaikan oleh Ketua MA pada tanggal 26 Februari lalu disebutkan bahwa tahun 2013 merupakan tahun prestasi MA. Banyak apresiasi diberikan kepada MA oleh pihak luar. Dalam buku laporan tahunan itu terlihat, andil lingkungan peradilan agama bersama lingkungan peradilan lainnya di bawah Mahkamah Agung sangat jelas.
Salah satu yang mendapat apresiasi adalah adanya pelayanan terpadu di bidang identitas hukum. “Oleh karena itu, rencana pelayanan terpadu di wilayah NTT yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat yang didukung oleh AIPJ perlu mendapat perhatian dari pengadilan agama”, kata Wahyu Widiana.
“Kami siap. Apalagi pelayanan terpadu nampak sudah menjadi program nasional di lingkungan peradilan agama”, kata Wakil Ketua PTA Kupang Bambang Muhajir, dalam sambutannya. (Adli Minfadli Robby).