2016 is a transition year for AIPJ. For information on 2011-2015 programs, please click 'Completed Programs' button

Studium General Bersama AIPJ

Studium General “Peran Mahasiswa dalam Program Bantuan Hukum” Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung Bekerjasama dengan Australia Indonesia Partnership For Justice (AIPJ) diselenggarakan Rabu, 4 September 2013 dihadiri oleh Dekan, para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Jurusan, Ketua PKSHK, Dosen, serta 225 Mahasiswa perwakilan tiap jurusan di lingkungan FSH UIN SGD Bandung.

H.Wahyu Widiana, MA. (Mantan Dirjen BADILAG Mahkamah Agung RI yang kini menjadi Senior Advisor di AIPJ) mengawali pembicaraannya berdasarkan pada fenomena yang dialami sebagian masyarakat Indonesia yang memerlukan bantuan bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan hukum. Kerjasama AIPJ dengan FSH UIN SGD Bandung difokuskan pada upaya mewujudkan hak masyarakat miskin dalam hal kepemilikan identitas hukum seperti tidak memiliki akta kelahiran, akta nikah, akta cerai dan perlakuan hukum yang berhubungan dengan perdata maupun pidana.

Lebih lanjut H.Wahyu Widiana memaparkan bahwa Mahasiswa FSH UIN SGD Bandung mempunyai peran mulia dalam mewujudkan ”Program Bantuan Hukum” bagi masyarakat miskin dengan membuka Lembaga Bantuan Hukum di Pengadilan Agama minimnya se-Jawa Barat, sebagaimana yang dilakukan di Pengadilan Agama (PA) Sumedang. Dalam sesi tanya jawab, peserta Studium General mengusulkan kepada pengurus AIPJ, atau lembaga lain seperti Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI agar memberikan fasilitas mobil untuk memberikan pelayanan bantuan hukum kepada masyarakat miskin yang jauh dari tempat sidang, sebagaimana mobil pusat pelayanan keliling oleh Dinas Kesehatan, Perpustakaan keliling oleh Kementerian Pendidikan, dan pembuatan SIM keliling oleh Kepolisian Daerah.

Usulan lainnya dari peserta Studium General agar Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI, Parlemen, dan Pemerintah RI agar memberikan bantuan dana operasional bagi lembaga bantuan hukum yang dikelola oleh masyarakat pencari keadilan khususnya di Perguruan Tinggi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat miskin, seperti juga dipertegas oleh Dekan FSH UIN SGD Bandung (Prof. Dr. H. Oyo Sunaryo Mukhlas, M.Si). Hal ini merupakan harapan besar yang juga dicita-citakan untuk mengoptimalkan peran FSH UIN SGD Bandung dalam pengabdian kepada masyarakat melalui program bantuan hukum (didi/FSH).